Puncak HUT ke-71 SMPK Giovanni, Dimeriahkan Aksi Tik-Tok Orang Tua, Pesan Tentang Guru Teroris dan Rencana Penerbitan Buku

GivansJHS – Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Giovanni Kupang kembali mengenang perjalanan selama 71 tahun, sejak pertama kali berdiri pada 1 Agustus 1950 hingga 1 Agustus 2021. Puncak perayaan ulang tahun diselenggarakan pada, Rabu (4/8/2021) di aula sekolah tersebut.

Acara yang berlangsung dengan aturan protokol kesehatan ketat, dimeriahkan dengan aneka hiburan seperti vocal solo dan pembacaan puisi oleh peserta didik. Salah satu aksi yang menarik perhatian para hadirin dan undangan adalah tik-tok orang tua.

Bebby Nubatonis salah satu peserta didik, menggandeng  tangan ibundanya Jean Mangkini, naik ke atas panggung dibarengi oleh tepuk tangan para hadirin yang terdiri dari dua pastor konselebran, guru, pegawai, pensionan guru beserta perwakilan peserta didik dan orang tua.

Sorai peserta semakin tak terbendung ketika kedua ibu dan anak tersebut mulai memacu gerakan tubuh seirama dengan alunan music DJ berjudul “Ikan Tembang”.

Aksi berdurasi kurang lebih 57 detik tersebut menjadi pembuka resepsi, selepas seluruh peserta mengikuti misa syukur HUT dan pembukaan tahun pelajaran 2021/2022 yang dipimpin RD. Joanis Paulus Bria bersama RD. Stefanus Mau.

Ritual Suap Kue

Acara HUT ke-71 SMPK Giovanni juga diwarnai dengan ritual suap kue ulang tahun. Joan Mangkini mewakili orang tua menyuap kepala sekolah, Kornelis Seran Nahak. Selanjutnya kepala sekolah menyuap RD. Joanis Bria, RD. Stefanus Mau dan perwakilan guru.

Sebelumnya di atas panggung mereka menemani kepala sekolah meniup lilin ulang tahun diiringan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ milik grub band Jamrud, yang ikut dinyanyikan seluruh hadirin dan undangan sambil menepuk tangan.

Bahaya Guru Teroris

Dalam pengantar perayaan ekaristi kudus, RD. Joanis Paulus Bria menyampaikan bahwa SMPK Giovanni adalah sekolah swasta tertua di Kota Kupang. Oleh karena itu dirinya berpesan agar SMPK Giovanni walau semakin tua harusnya semakin mantap, unik dan indah.

“Sekolah ini sudah banyak makan garam. Dulu dengan fasilitas seadanya, para pendahulu mampu menggoreskan prestasi dalam dunia pendidikan NTT dan nasional. Sekarang dengan kecanggihan teknologi yang memberi kemudahan mestinya SMPK Giovanni lebih hebat lagi,”

“Mari menata kata, pola pikir dan tingkah laku yang berkualitas, baik guru, pegawai dan peserta didik demi kemajuan lembaga ini. Buatlah masyarakat menilai SMPK Giovanni semakin tua tetapi semakin mantap, unik dan indah,” katanya.

Begitu pula ketika memberikan khotbah, Pastor muda asal Malaka tersebut mengingatkan pentingnya peran seorang guru dalam pembelajaran di masa pandemi.

“Dulu murid bolos lompat tembok sekolah. Sekarang murid bolos, tinggal matikan kamera zoom dan tinggalkan pembelajaran. Disinilah guru ditantang untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan tanpa meninggalkan hal esensial dari ilmu pengetahuan.”

Menurutnya, guru yang tidak mempersiapkan diri dengan baik ketika melaksanakan pembelajaran adalah teroris.

“Bayangkan, jika guru mengajarkan sesuatu yang salah. Maka akan ada satu generasi yang tersesat. Model guru tersebut adalah teroris karena menghancurkan kecerdasan anak bangsa,”

Lanjutnya lagi, “Pembelajaran di masa pandemi, anak-anak hanya mendengarkan kata-kata guru. Maka sampaikanlah pesan-pesan yang bermakna, menguatkan dan menginspirasi. Menjadi guru adalah tugas panggilan untuk menjalankan kehendak Allah. Jadilah gembala yang baik.”

Dalam perayaan misa HUT ke-71 SMPK Giovanni dan pembukaan tahun pelajaran 2021-2022, tema yang dilambungkan adalah, “Aku akan memperlakukan kalian sesuai dengan kata-katamu sendiri,” diambil dari Kitab Bilangan (Perjanjian Lama).

Penerbitan Buku

Kepala SMPK Giovanni, Kornelis Nahak Seran, S.Pd, M.Hum., dalam sambutannya mengatakan, perayaan hari ulang tahun sekolah telah dimulai sejak tanggal 24 Juli 2021 melalui kegiatan festival literasi sekolah. Kegiatan tersebut terdiri dari tiga bidang lomba yakni cipta puisi, video vocal solo dan video tik-tok keluarga. Festival itu diikuti seluruh peserta didik.

Kornelis menyatakan, tahap akhir dari festival literasi adalah penerbitan buku karya siswa dan guru.

“Ending dari festival literasi sekolah adalah penerbitan buku antalogi siswa dan buku karya guru. Jadi, lomba cipta puisi itu merupakan salah satu tahapan dari program gerakan sekolah menulis buku (GSMB) yang menjadi giat SMPK Giovanni di tahun 2021,” katanya.

Di kesempatan yang sama, atas nama para guru dan komponen pendidikan di SMPK Giovanni, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pendidikan di sekolah tersebut sejak awal berdiri hingga perayaan puncak HUT ke-71.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf terkait kekurangan selama pelayanan pendidikan di sekolah hingga saat ini.

Dalam pesannya, Kornelis mengajak semua komponen sekolah untuk bergandengan tangan dan selalu bekerja sama dalam menghadapi pelaksanaan pendidikan di tengah pandemi.

“Pandemi covid-19 memberikan tantangan yang besar bagi lembaga pendidikan. Kunci keberhasilan kita bisa melewati tantangan ini adalah jika sekolah, orang tua dan peserta didik terus bergandengan tangan, terus bekerja sama dan berkolaborasi.”

(Di bawah ini foto penyerahan hadiah dalam festival literasi sekolah yang melombakan video vokal solo, video tik-tok keluarga dan cipta puisi)