SMPK Giovanni Jadi Sekolah Pelopor Kegiatan Vaksinasi, Ben Sape : Vaksin Untuk Imunitas Bukan Sertifikat

GivansJHS – Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Giovanni Kupang kembali melaksanakan vaksinasi tahap kedua pada, Sabtu, 7/8/2021 bertempat di halaman sekolah tersebut.

Kegiatan ini adalah lanjutan dari vaksinasi tahap pertama yang berlangsung pada, Sabtu, 8/5/2021.

Vaksinasi tahap kedua berjalan lancar berkat kerja sama dengan Puskesmas Kupang Kota. Sebanyak enam personil tenaga kesehatan (Nakes) diterjunkan untuk menyuntik guru dan pegawai SMPK Giovanni beserta anggota keluarga, guru dan pegawai di kompleks persekolahan merdeka milik Yaswari KAK ditambah masyarakat sekitar.

Kepala SMPK Giovanni, Kornelis Seran Nahak, S.Pd, M.Hum., menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim medis Puskesmas Kupang Kota yang telah bersedia menjemput masyarakat dengan hadir di sekolah untuk melaksanakan vaksinasi.

”Kerja sama ini adalah lanjutan dari bulan Mei lalu. Semoga dengan vaksin ini seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SMPK Giovanni semakin kuat dan sehat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tengah pandemi,” ujar Kornelis.

Pelaksanaan vaksin tahap kedua di SMPK Giovanni dipimpin oleh Jeni Nurmawati, SST, M.Kes., sebagai Kordinator Vaksinasi.

Selepas pelaksanaan vaksinasi, Jeni menyampaikan pentingnya vaksinasi bagi guru dan pegawai, mengingat saat ini sekolah-sekolah sedang melakukan persiapan untuk pembelajaran tatap muka.

“Vaksinasi bagi guru dan pegawai adalah hal yang urgen. Apalagi ini jelang pembelajaran tatap muka. Selain mempersiapkan fasilitas prokes, para guru dan karyawan harus betul-betul sehat dan dinyatakan layak untuk bertemu dengan peserta didik, diantara telah mendapatkan vaksinasi,” kata Jeni.

Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif baik dari lembaga pendidikan SMPK Giovanni yang telah menjadi jembatan vaksinasi tidak hanya bagi guru dan pegawai di lingkup lembaga tersebut tetapi juga bagi anggota keluarga, lintas lembaga pendidikan dan masyarakat umum.

“Aprsesiasi untuk SMPK Giovanni karena menjadi pelopor vaksinasi. Jauh sebelum masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi, sekolah ini sudah terlebih dahulu menjalankannya bersama masyarakat,”

“Kita berharap partisipasi vaksinasi di Kota Kupang terus meningkat dan sukses meminimalisir penularan Covid 19,” papar Jeni.

Sementara itu, Wakil Kepala SMPK Giovanni urusan Hubungan Masyarakat, Benyamin Sape, S.Pd., menyatakan bahwa inisiatif lembaga pendidikan katolik tersebut mengambil peran dalam kegiatan vaksinasi agar memberikan teladan bagi masyarakat.

“Selain mendukung program pemerintah, guru harus memberikan contoh. Sebelum banyak masyarakat mengejar vaksin, kita sudah lebih dahulu bekerja sama dengan Puskesmas untuk membuka layanan di sekolah,” kata Benyamin.

Tak lupa, ia menghimbau agar masyarakat yang mengikuti program vaksinasi bukan semata-mata untuk mengejar sertifikat tetapi yang utama untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Vaksin itu untuk imunitas tubuh, bukan sekedar mendapat sertifikat. Sehingga guru, pegawai dan masyarakat yang sudah divaksin, tetap wajib menjaga protokol kesehatan dengan melaksanakan 3M secara tertib,” ujarnya.

Menurut Benyamin, kesadaran masyarakat dapat membantu pemerintah menekan angka penularan covid-19 di Kota Kupang.