Rayakan Merdeka Bersama Kemendikbud RI, SMPK Giovanni Utus 10 Siswa dan 4 Guru

GivansJHS – Menyongsong hari ulang tahun (HUT) ke – 76 Republik Indonesia, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar festival bertajuk “Rayakan Merdekamu.”

Setiap peserta diberikan kesempatan untuk membuat video karya kreatif bertema kebinekaan. Dalam buku pedoman yang diterima tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMPK Giovanni, tujuan kegiatan tersebut adalah menyebarluaskan potret keberagaman bangsa dan menggugah semangat toleransi melalui kegiatan kompetisi berskala nasional.

Hal ini dilakukan untuk mengisi ruang-ruang perayaan hari kemerdekaan yang kosong akibat pandemi Covid-19.

Festival rayakan merdekamu dibuka dalam delapan kategori yang terdiri dari peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, mahasiswa perguruan tinggi, pendidik, masyarakat umum dan wartawan.

Adapun bidang lomba antara lain, untuk pelajar dan mahasiswa, mengenakan busana adat atau busana dengan nuansa tradisional sambil merekam video karya kreatif bertema kebinekaan. Karya dapat berupa menyanyikan lagu, membacakan puisi, menarikan tarian, bercerita, berpantun, dan bentuk ekspresi lainnya.

Untuk pendidik, para guru atau dosen dengan mengenakan busana adat atau busana dengan nuansa tradisional membuat karya video mengajar dengan topik kebinekaan.

Sementara untuk kategori wartawan, menulis artikel bertema kebhinekaan.

Untuk memeriahkan festival rayakan merdekamu bersama Kemendikbud RI, SMPK Giovanni mengutus 10 peserta didik dan 4 guru.

Peserta didik membawakan puisi sementara para guru membawakan materi sama – sama bertema kebhinekaan dalam durasi maksimal satu menit.

Kesepuluh peserta didik tersebut antara lain, Edwin Tameno, Julio Modok, Galen Meda, Lastry Bara, Bebby Nubatonis, Kristin Manutede, Hen Ola, Aurel Kaunang, Aurel Lopez dan Seina.

Sementara empat guru yang mengirimkan karyanya antara lain, Benyamin Sape, S.Pd., Katharina Korohama, S.Pd., Ludvina Vince, S.Pd., dan Agung Hermanus Riwu, S.Pd.

Seluruh karya peserta didik dan guru tersebut diupload melalui akun Instagram smpkgiovanni500801 dan akun youtube SMPK Giovanni.

Wakil kepala sekolah urusan kesiswaan, Karolus Kalesar, S.Pd. mengatakan, ruang di tingkat nasional yang dibuka Kemendikbud harus dimanfaatkan. Menurutnya, selain menanamkan semangat kebangsaan dan nasionalisme, kegiatan tersebut adalah ruang meningkatkan kreativitas peserta didik dan guru untuk menghasilkan karya-karya inspirasi bagi masyarakat dan bangsa.

Karolus menambahkan, setelah sukses menggelar festival literasi tingkat sekolah, peserta didik diarahkan menuju festival di tingkat nasional.

“Ini merupakan jenjang pembinaan. Dari festival tingkat sekolah ke tingkat nasional,” ungkapnya.