Erton Juara 1 Menulis Karya Ilmiah Tingkat Provinsi NTT

Erton dipeluk Pater Gregorius Neonbasu, SVD, salah satu dewan juri dalam kompetisi menulis karya ilmiah, dalam acara penyerahan hadiah

GivansJHS, Prestasi – Peserta didik SMP Katolik Giovanni, Yoseph Copertino Tupen Wahon meraih juara pertama dalam lomba menulis karya ilmiah tingkat provinsi NTT yang diselenggarakan Bank NTT. Perlombaan dimulai sejak bulan Juni 2020 melalui beberapa tahapan seleksi. Selanjutnya, pengumuman juara dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2020 bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda.

Peserta didik kelas 8 yang akrab disapa Erton berhasil menyingkirkan peserta yang mewakili kantor cabang Bank NTT dari setiap kabupaten/kota di NTT.

Mengangkat judul, “Efektivitas Program DIA BISA Bank NTT Bagi Peningkatan Pendapatan masyarakat NTT,” Erton berhasil memukau juri mulai dari tahapan penulisan karya ilmiah hingga presentase secara langsung.

Anak Lembata tersebut bahkan pada tahap pertama, memperoleh skor tertinggi dari semua kategori yang dilombakanuntuk tingkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dengan nilai 7,25.

Pada saat penyerahan hadiah, baik dari kalangan pimpinan dan karyawan Bank NTT maupun wartawan serta undangan, menyerbu Erton untuk memberi selamat, berfoto dan wawancara.

Erton diwawancara wartawan dari berbagai media

Erton mengatakan, “Terima kasih kepada Tuhan dan Leluhur atas berkat-Nya. Juga kepada orang tua saya di Lembata dan di Kupang yang memberikan dukungan penuh.

“Saya juga berterima ksih kepada pihak sekolah, melalui guru pendamping yang telah membimbing dan mengarahkan saya.”

Erton juga menambahkan, iklim dan prestasi menulis di SMPK Giovanni sangat bagus karena peserta didik dan guru aktif menulis.

“Dalam kompetisi menulis tingkat guru, guru kami juga meraih juara pertama di Kantor Bahasa NTT. Selain itu kami juga punya majalah sekolah, mading dan pelatihan jurnalistik sekolah,” ujarnya.

Dia bertekat untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi tidak hanya di bidang menulis juga di bidang lainnya.

Tidak lupa, Erton mengajak teman-temannya untuk mulai belajar menulis. Dia juga mengajak anak-anak sekolah dasar yang ingin mengembangkan bakat menulis, SMP Katolik Giovanni menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih.

Pada saat tahapan seleksi, Erton memukau para juri. Ia mendapat hadiah pelukan dari Pater Gregorius Neonbasu, SVD, seusai memaparkan materi penelitiannya.